Breaking News

Kamis, 16 November 2017

Panduan Ternak Ayam Bangkok Berkualitas

Beternak ayam pedaging atau petelur mungkin hal biasa bagi orang yang ingin terjun ke dunia bisnis. Lalu, bagaimana dengan ayam aduan? Selain menyaji kesenangan tak pernah terlupakan, potensi bisnis yang tersimpan begitu besar alias menguntungkan.

Bukan hal mudah untuk mengawalinya, apalagi butuh ketelitian dalam memilih bibit ayam berkualitas. Jika tak mau gagal di tengah jalan, sebaiknya simak Panduan Memulai Beternak Ayam Aduan pada artikel ini.


Kunci sukses beternak ayam aduan yaitu kemampuan menilai dan memilih kualitas bibit terbaik yang nanti siap tarung di atas arena. Oleh karena itu perlu meningkatkan skill dan pengetahuan mengenai ayam aduan, entah pejantan dan induk. Intinya, ada lima langkah wajib diketahui oleh calon peternak ayam aduan.

* Cari induk kondisi sehat dan baik, sementara pejantan punya catatan tarung baik minim kekalahan.
* Pejantan boleh jenis apa saja, begitu pula induk betina. Kawin silang beda jenis jauh lebih baik ketimbang sejenis.
* Mengawinkan sepasang ayam tidak begitu susah. Taruh betina dan pejantan di kandang umbaran ketimbang kandang dodogkan yang bertujuan menciptakan nuansa perkawinan alami.
* Sebelum mengawinkan sepasang ayam, sebaiknya bangun terlebih dahulu kandang untuk anak ayam aduan. Dengan demikian tak perlu repot lagi menyiapkan kandang untuk proses pertumbuhan si jagoan kecil.
* Nutrisi induk, pejantan dan bibit ayam aduan perlu perhatian seksama. Pebisnis harus mengetahui cara pemberian pakan secara tepat sebelum diterapkan langsung.

Mengawinkan sepasang ayam bagi peternak berpengalaman mungkin bukan pekerjaan sulit, namun tantangan terbesar dalam Panduan Memulai Beternak Ayam Bangkok Aduan yaitu mencari pejantan dan betina berkualitas tinggi atau bisa juga membaca ciri-ciri ayam bangkok pukul k.o.

Ayam dikawinkan secara alami dengan menaruh keduanya di kandang umbaran atau doddogan dimana perlu keterlibatan langsung tangan manusia, yakni memegang induk betina dan membiarkan induk jantan berpenetrasi. Dogdogan dianggap cara paling cepat dan efektif memperoleh keturunan, induk jantan berkualitas tinggi biasanya tidak mempermasalahkan hal ini.

Jika perkawinan urung terjadi, maka solusi terbaik yaitu menaruh keduanya di kandang umbaran. Perlu diingat bahwa satu ekor ayam pejantan bisa mengawini 3-4 ekor ayam betina. Apabila dua metode di atas tak kunjung berhasil, maka boleh coba perkawinan inseminasi buatan yang butuh pengeluaran ekstra untuk beli peralatan khusus. Dari hasil perkawinan maka induk betina melahirkan beberapa butir telur yang menetas kurang lebih 21 hari ke depan.

*Tulang alis dan batok kepala tebal.
*Bulu sayap serta ekor lebih mengkilap dan kaku.
*Bentuk kaki bulat hingga persegi empat yang dihiasi sisik kasar.
*Bentuk kepala mirip buah pinang.
*Sikap badan tegak saat berjalan.
*Mata jernih dan sipit yang agak masuk ke dalam.
*Kulit wajah merah, tebal dan kasar.
*Paruh kuat melengkung besar, berawal dari lubang hidung hingga ke wajah.
*Posisi lubang hidung agak maju ke depan.
*Bentuk jari kaki kuat, kecil dan panjang dengan susunan mekar.
*Bakat bertarung terpendam dan mengincar bagian vital lawan.
*Punya pukulan akurat dan keras bikin lawan cepat tumbang.
*Mental kuat dan semangat berkelahi tinggi, alias tidak cepat menyerah.
*Susunan tulang rapat dan agak kasar ketika dipegang tangan.

Usai mengetahui dan menyeleksi bibit unggul, langkah selanjutnya dalam Panduan Memulai Beternak Ayam Bangkok Aduan yaitu pemberian asupan nutrisi seimbang untuk pemulihan kesehatan dan dongkrak stamina. Boleh saja meracik makanan sendiri atau beli langsung di toko pakan hewan ternak.
Read more ...

Usaha Rumahan Ternak Ayam Bangkok Untuk Sampingan

Ayam bangkok sudah dikenal sebagai ayam petarung yang tangguh. Ayam jenis ini memang tidak diperuntukan sebagai hewan konsumsi melainkan sebagai ayam petarung yang diadu dengan ayam jago lain. Pada artikel ini, akan kita bahas secara lengkap mengenai seluk beluk usaha ternak ayam bangkok yang memiliki harga selangit. Penasaran? Simak selengkapnya dibawah ini.

Asal Mula Ayam bangkok

Ayam petarung sudah dikenal di China semenjak tahun 1400 SM. Saat itu, kegiatan sabung ayam menjadi acara yang sangat digemari oleh masyarakat. Mereka bahkan rela bertaruh banyak harta untuk mengikuti kegiatan tersebut. Tak ayal, masyarakat kemudian berusaha mencari varietas unggul ayam yang memiliki kemampuan tangguh dalam bertarung dan mematikan lawannya dengan cepat.


Sekitar seabad yang lalu, konon bangsa Thailand berhasil menemukan varietas ayam petarung yang mampu mengalahkan ayam ayam manapun. Ayam inilah yang kemudian menjadi cikal bakal lahirnya istilah ayam bangkok. Ketangguhan ayam ini sudah tidak diragukan lagi sehingga harganya pun bisa mencapai ratusan juta rupiah. Untuk anda yang bukan penggemar ayam petarung tentu harga tersebut terlalu mahal untuk ukuran hewan berdaging yang tidak lebih besar dari kalkun tersebut, namun bagi para penggemar ayam aduan, harga tak akan jadi masalah asal kualitas memang bagus.

Analisa Peluang Usaha Ternak Ayam Bangkok

Karena tingginya minat masyrakat terhadap jenis ayam ini, sehingga kemudian membuat para peternak mulai melirik bisnis rumahan ini. Biasanya mereka yang menjalankan usaha rumahan ini adalah mereka yang memiliki hobi dalam memelihara ayam khususnya ayam jago. Selain untuk menyalurkan hobi dan mengembangkan varietas ayam, juga dapat menambah pundi - pundi penghasilan dengan menjalankan bisnis usaha sampingan.

Kelemahan Usaha Rumahan Ternak Ayam Bangkok


  • Ayam bangkok bukanlah ayam pedaging yang berguna untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, sehingga penjualan ayam ini biasanya dilakukan secara ekslusif kepada mereka yang sama sama menyukai ayam bangkok
  • Hewan unggas tetaplah hewan ternak yang mudah terkena penyakit seperti flu burung
  • Kebanyakan anak ayam berjenis kelamin betina daripada jantan padahal ayam bangkok yang menjadi komoditi adalah ayam jago atau betina

Kelebihan Usaha Rumahan Ternak Ayam Bangkok


  • Proses pemeliharaan tidak sulit
  • Harga relatif stabil dan jauh lebih tinggi dari harga ayam kebanyakan
  • Pakan bisa dicari dengan mudah
  • Masih jarang pesaing
Mengingat harga ayam bangkok termasuk tinggi, maka apabila anda melakukan kegiatan usaha rumahan ternak ayam bangkok tanpa memulainya dengan menjadi penghobi atau penggemar maka biasanya anda akan sulit berkembang bahkan dikhawatirkan akan merugi. Maka usaha ini sangat direkomendasikan kepada mereka yang memang hobi dalam memelihara ayam bangkok.
Read more ...

Cara Memelihara Ayam Bangkok untuk Cetak Juara Tarung

Cara memelihara ayam bangkok memang berbeda dengan cara memelihara ayam kampung. Ayam bangkok harus dipelihara secara lebih intensif sesuai dengan tujuan utama pemeliharaannya, yakni mencetak ayam-ayam yang jago bertarung.
Berikut ini ada 5 poin penting dalam pemeliharaan ayam bangkok yang mungkin harus Anda pahami, terutama bagi Anda yang masih terbilang baru berkecimpung dalam hobi ini.



1. Pakan
Pemeliharaan ayam bangkok tak akan pernah lepas dari masalah pakan. Pakan merupakan modal awal yang dibutuhkan ayam untuk dapat tumbuh menjadi jawara tarung. Selain itu, pakan juga merupakan variabel pemeliharaan yang menghabiskan paling banyak uang. Oleh karenanya, pemberian pakan haruslah diperhatikan betul-betul. Jika salah, uang yang kita keluarkan untuk penyediaan pakan bisa jadi tidak akan memberikan hasil seperti yang kita harapkan.

Pemberian pakan ayam bangkok haruslah disesuaikan dengan umurnya. Untuk ayam bangkok dewasa, pemberian pakan juga perlu disesuaikan dengan gaya bertarungnya. 

Untuk ayam bangkok tipe pukul, jagung merupakan jenis pakan yang paling baik. Jagung kaya akan karbohidrat, zat penting yang menunjang terciptanya ayam bangkok dengan pukulan kuat dan akurat.

Adapun untuk ayam bangkok tipe jalu, pemberian pakan yang terbaik adalah pakan dengan kandungan tinggi protein tapi rendah lemak. Voor 592, voor 594, beras merah, gabah, dan konsentrat bisa dipilih untuk ayam bangkok dengan tipe tarung ini.

Pemberian pakan sebaiknya dilakukan sekali sehari dalam jumlah tercukupi, tepatnya pada saat sore hari. Ritme dan pembiasaan pemberian pakan sekali sehari berdasarkan pengalaman saya ternyata dapat menjaga nafsu makan, stamina, serta kekuatan ayam bangkok dalam jangka panjang.

2. Mandi
Tidak seperti ayam kampung yang biasa membersihkan tubuhnya dengan bergumul debu, ayam bangkok perlu dimandikan dengan air bersih setiap pagi hari. Memandikan ayam bangkok penting untuk menjaga kebersihannya, meningkatkan kesegaran, serta melindunginya dari serangan penyakit. Bagi yang mungkin masih kaku dan belum tahu tentang bagaimana cara memandikan ayam bangkok yang benar, Anda bisa mempelajarinya di artikel pada link ini.

3. Kandang
Berbagai cara memelihara ayam bangkok yang kita lakukan akan sia-sia jika suatu ketika ayam kita terserang penyakit karena kondisi kandang yang corok dan lembab. Penyakit flu burung menjadi momok menakutkan bagi para pehobi ayam bangkok, termasuk para botoh tua yang sudah berkecimpung lama dalam hobi ini. Oleh sebab itu, pemeliharaan ayam bangkok juga perlu memperhatikan kebersihan kandang yang digunakannya sebagai tempat hidup.

Kandang ayam bangkok haruslah terpagar tinggi jika Anda ingin mereka bebas dari penularan virus dan bakteri lewat udara. Jangan pula membuat kandang ayam bangkok Anda dekat dengan kandang pemeliharaan ayam potong, karena risiko serangan penyakit ayam menjadi sangat tinggi karena kondisi ini.

Ayam bangkok juga perlu dibersihkan secara rutin. Terutama saat musim hujan, sebisa mungkin kondisi kelembaban tanah di sekitar kandang harus rendah dan kering. Anda bisa mengatur drainase tanah untuk mencapai kondisi ini. Selain itu, pemasangan kelambu di kandang juga efektif untuk mencegah penularan beragam penyakit dari udara bagi ayam bangkok Anda.

4. Vitamin, Suplemen, dan Jamu
Vitamin,  suplemen, dan jamu juga diperlukan untuk memaksimalkan pertumbuhan, kesehatan, dan stamina ayam bangkok calon jawara tarung. Vitamin dan suplemen bisa diberikan secara rutin. Merk dan jenisnya bisa kita sesuaikan dengan kondisi fisik ayam bangkok Anda. Sedangkan jamu bisa diberikan sesuai kebutuhan. Untuk varian dan jenis jamunya sendiri, Anda bisa mempelajarinya pada artikel di link ini.

5. Obat-obatan
Cara memelihara ayam bangkok juga harus disesuaikan dengan kondisi kesehatan si ayam. Jika terkena serangan penyakit, obat-obatan harus segera diberikan secepat mungkin sesuai dengan gejala yang ditimbulkannya.

Perlu diketahui bahwa ayam bangkok bisa terserang beberapa penyakit sekaligus, di antaranya penyakit pilek snot, ngorok, infeksi saluran napas, berak kapur, flu burung, cacingan, tetelo, dan masih banyak lagi.
Read more ...

Cara Merawat Anak Ayam Bangkok agar Cepat Besar

perawatan anakan menjadi sangat penting karena di sinilah awal mula lahirnya ayam-ayam aduan yang berkualitas. Berikut ini akan kami jelaskan sedikit pengetahuan kami mengenai bagaimana cara merawat anak ayam bangkok yang tepat sehingga dapat tumbuh besar dengan cepat. 


1. Kandang Anak Ayam Bangkok
Hal pertama yang perlu diperhatikan dalam cara merawat anak ayam bangkok yang baru lahir adalah terkait masalah kandang. 

Anak ayam yang baru lahir hingga usia 3 hari umumnya masih dalam kondisi kritis dan rentan mati. Perawatan pada masa-masa tersebut harus dilakukan secara intensif untuk menekan jumlah kematian dan kerugian. 

Perawatan ayam bangkok baru lahir yang terpenting adalah dengan menjaga suhu dalam kandang supaya tetap hangat dan memungkinkan adaptasi baginya dengan lingkungan baru. 

Menjaga suhu kandang secara alami merupakan tugas dari induk babon ayam. Oleh karena itu, Anda bisa menempatkan induk babon bersama dengan anak ayam yang baru lahir. Akan tetapi bila terkendala karena penetasan si ayam menggunakan mesin, Anda juga bisa menggunakan bantuan lampu bohlam untuk menjaga suhu dalam kandang anak ayam tersebut. 

Mengatur suhu menggunakan bohlam juga ada tekniknya. Umumnya, dengan ukuran kandang postal standar sebaiknya digunakan bohlam 5 watt saja.

Selain suhu, faktor penting dalam kandang yang perlu juga untuk diperhatikan adalah sirkulasi udara. Untuk kandang anak ayam yang baru lahir, sebaiknya dinding kandang memiliki rongga yang lebih rapat untuk mencegah aliran udara secara langsung. Aliran udara langsung bisa membuat anak ayam mati karena bibit penyakit, terutama bila lokasi kandang tidak dipagar menggunakan batu bata [Selengkapnya mengenai kandang ayam bangkok].

2. Pakan
Hal selanjutnya yang harus diperhatikan dalam cara merawat anak ayam bangkok adalah masalah pakan. 

Beberapa botoh beranggapan bahwa pada usia 1-2 hari, anak ayam sebaiknya cukup diberi air saja. Kebutuhan nutrisi ayam masih dapat terpenuhi oleh kuning telur yang menempel pada bulu-bulunya. Lewat usia tersebut, pakan berupa pur bisa diberikan dalam jumlah sewajarnya. Adapun untuk menghemat pengeluaran, pakan pur juga bisa dicampuri bekatul dengan perbandingan 4:1.

3. Suplemen Tambahan
Menginjak usia 1 bulan, anak ayam bangkok bisa diberi pakan dengan komposisi yang berbeda. Para peternak ayam bangkok aduan sukses umumnya menggunakan campuran pakan berupa pur dan susu bubuk bayi dengan perbandingan 5 : 1.  

Susu bubuk yang diberikan pada anak ayam bangkok usia 1-4 bulan berpengaruh besar terhadap pembentukan tulang, otot, bulu dan bagian tubuh lainnya. Jika mungkin harga susu bubuk di pasaran tidak sesuai dengan isi dompet Anda, penggunaan susu bubuk bekas (kadaluarsa) juga masih aman dan dimungkinkan.

4. Cabut Bulu
Bulu-bulu yang tumbuh pada anak ayam bangkok menghabiskan banyak porsi gizi dari makanan yang dikonsumsinya. Oleh karena itu, jika Anda ingin anak ayam bangkok Anda cepat tumbuh besar, sebaiknya potong dan buanglah sebagian dari bulunya. 

Bagian bulu yang dipotong para usia 3 minggu adalah bulu pada sayap dan ekor. Adapun saat usianya sudah beranjak 2 bulan atau setelah bulu punggung dan bulu leher mulai rontok, bulu-bulu yang tersisa haruslah segera dicabut juga, terutama pada bagian dada dan pahanya. 

Pencabutan bulu ini selain dapat mengoptimalkan serapan makanan untuk pertumbuhannya, juga dianggap penting karena dapat mempertebal kulit dari bagian tubuh yang bulunya dicabuti.

5. Perawatan Intensif
Perawatan anak ayam bangkok aduan hingga usia 6 bulan atau sampai bulu rawis dan leher barunya tumbuh sebaiknya cukup di dalam kandang saja. Hal ini dilakukan untuk menghindari hilangnya energi ayam karena ia terlalu banyak bermain. 

Energi yang seharusnya digunakan untuk pertumbuhan tubuhnya akan hilang bila ia sering diumbar. Oleh karena itu, jika ingin mengumbarnya, berikanlah waktu tidak lebih dari 30 menit setiap harinya.
Read more ...

6 Persiapan Usaha Peternakan Ayam Bangkok

Peternakan Ayam Bangkok

Dalam memulai usaha peternakan ayam bangkok, modal utama yang harus dimiliki adalah keberanian dan tekat yang kuat, serta keyakinan akan kesuksesan di masa depan. Tanpa modal ini, meski kita memiliki keahlian budidaya yang mumpuni ditunjang sarana dan prasarana memadai, usaha peternakan ayam bangkok yang kita jalankan belum tentu akan membuahkan hasil yang optimal.


Setelah memiliki keberanian dan keyakinan, tahap selanjutnya yang harus disiapkan adalah keterampilan atau keahlian Anda dalam usaha budidaya, lokasi yang baik untuk kandang, modal indukan unggul dan berkelas, pengetahuan tentang pakan, jamu, dan vitamin, pemahaman tentang cara melatih ayam bangkok aduan hingga menjadi juara, serta yang terakhir adalah link pemasaran.

1. Keahlian Budidaya
Keahlian dan keterampilan budidaya merupakan modal penting yang harus dimiliki jika Anda ingin membuka usaha peternakan ayam bangkok dalam skala besar. Pengetahuan tentang teknik mengawinsilangkan ayam, perawatan, pemeliharaan, serta beragam pengetahuan dasar lainnya ialah pondasi awal yang harus kokoh dimiliki.

Untuk memiliki keahlian dalam budidaya, hal utama yang menentukan adalah pengalaman atau jam terbang sebagai pehobi ayam. Seorang yang telah lama menggandrungi budidaya ayam pasti akan secara alami memiliki keahlian ini, baik itu dari pengalaman-pengalaman yang dilaluinya maupun dari tukar pemikiran dengan sesama pehobi ayam.

2. Modal Indukan Unggul
Setelah merasa bahwa Anda tidak masalah dengan teknik dan keahlian budidaya, tahap selanjutnya adalah menyiapkan modal indukan unggul. Dalam hal ini, sangat disarankan Anda menggunakan indukan ayam bangkok asli yang langsung berasal dari Thailand. Jangan menggunakan indukan campuran atau keturunan F2, F3, dst. Indukan yang demikian bisa mengancam kelangsungan usaha peternakan ayam bangkok Anda di masa yang akan datang.

Untuk memperoleh ayam bangkok asli kita memang harus merogoh kocek sangat dalam. Harga untuk sepasang indukan bisa mencapai nilai belasan juta rupiah. Akan tetapi modal yang besar tersebut pasti akan menghasilkan nilai tambah yang besar untuk keberlangsungan usaha di masa depan. Anak-anak ayam yang dihasilkan dua indukan tersebut pasti akan berkualitas dan laku keras di pasaran nantinya.

3. Kandang dan Lokasi Usaha
Modal selanjutnya yang harus dimiliki untuk membuka usaha peternakan ayam bangkok adalah lokasi usaha beserta kandangnya. Dalam hal ini, sangat disarankan bagi Anda untuk memilih lokasi yang mudah terjangkau, jauh dari peternakan ayam lainnya (terutama peternakan ayam potong), serta tingkat keamanannya terjaga. Syarat-syarat lokasi tersebut mutlak dipenuhi jika ingin berjalan dengan lancar tanpa hambatan. 

Anda tak membutuhkan lahan yang terlalu luas untuk lokasi usaha. Pekarangan belakang rumah juga bisa digunakan untuk lokasi usaha asalkan memenuhi syarat-syarat di atas.

4. Pakan, Jamu, dan Vitamin
Ketiga hal tersebut juga tak kalah penting untuk diperhatikan dalam memulai usaha peternakan ayam bangkok. Anda harus menemukan formulasi tepat dalam memberikan pakan, jamu, dam vitamin untuk ayam bangkok peliharaan. Jika formulasinya tidak tepat, ada beberapa dampak buruk yang mungkin bisa menghampiri usaha Anda seperti, pertumbuhan ayam terhambat, biaya pakan melambung, atau hadirnya masalah-masalah kesehatan pada ayam.

5. Latihan
Kemampuan dan pengalaman dalam melatih ayam bangkok aduan penting dimiliki untuk membuat ayam yang dihasilkan usaha peternakan Anda memiliki daya gebrak dan bibit-bibit juara di medan laga. Ini merupakan tahap penting yang ditunjang oleh jam terbang Anda sebagai pehobi ayam. Bagaimana caranya supaya ayam Anda memiliki fisik dan mental tangguh adalah kunci dari keberhasilan usaha Anda selain ditunjang dengan modal indukan unggul dan perawatan yang intensif.

6. Pemasaran
Dan yang terakhir adalah mengenai pemasaran. Pemasaran juga merupakan proses yang benar-benar harus diperhatikan. Mulailah dengan mempelajari link-link pemasaran ayam bangkok di sekitar tempat tinggal Anda. Bagaimana pola dan tingkat kesukaan para pehobi terhadap jenis-jenis ayam bangkok yang diunggulkan. Semuanya harus dipelajari sehingga Anda bisa mudah menguangkan ayam bangkok yang diproduksi di peternakan Anda.

Mengenai masalah pemasaran sebetulnya tidak perlu diambil pusing jika Anda memang memiliki usaha peternakan yang menghasilkan ayam bangkok berkelas. Pemasaran akan berlangsung dari mulut ke mulut para pehobi yang telah mengenal kualitas usaha peternakan ayam bangkok Anda.

Demikian pemaparan mengenai tips-tips yang harus dipersiapkan dalam memulai usaha peternakan ayam bangkok aduan. Untuk lebih jelasnya tentang bagaimana seluk beluk usaha ini, tak ada salahnya Anda berbincang dengan para peternak ayam bangkok yang sukses di lain daerah. Amati, tiru, dan modifikasi apa yang ia lakukan kemudian terapkan pada usaha peternakan ayam bangkok Anda.
Read more ...
Designed By Published.. Blogger Templates